ga('set', 'userId', 'USER_ID'); // Set the user ID using signed-in user_id.

Penyelam tinja, pekerjaan halal yang dilakukan oleh pak Brendan Walsh dan rekan di Australia

Bekerja dan mencari pekerjaan yang sesuai dengan keinginan memang bukan perkara mudah untuk dilakukan sebagian besar orang. Jaman sekarang dengan berkembangnya dan semakin kompetitifnya dunia kerja, ada banyak para pengangguran yang bergelar sarjana ataupun yang lainnya lebih memilih pekerjaan yang sedang banyak dibutuhkan walaupun tidak sesuai dengan jurusan yang mereka tempuh selama masa pendidikan. Namun sebuah pekerjaan yang Anda pilih di masa sekarang akan menentukan kebahagiaan serta kesehatan di masa yang akan datang.

‘Kolam tinja Ini lebih tebal dari penyelaman normal dan Anda tidak bisa melihat apa pun. Ini lebih seperti berjalan daripada berenang ketika kamu sampai di sana. ‘ katanya Pak Walsh pada Daily Mail

Menariknya, pekerjaan yang halal tidak saja menjadikan kehidupan lebih tentram dan berarti. Capek dan lelahnya pun dalam bekerja dan berkarya halal justru menjadi bagian dari ibadah baik dalam menafkahi keluarga maupun memberikan jasa pelayanan bagi orang banyak. Di Australia, Pak Brendan Walsh menjalankan bisnis penyelaman komersial di Melbourne dan menghabiskan hari-harinya di segala macam lingkungan tanpa udara, dengan sebagian kecil sebagai pembuangan kotoran.

Pak Walsh mengatakan menyelam ke dalam selokan dan kolam tinja itu seperti bekerja dengan ‘coklat-emas’ karena tidak banyak orang mau menyentuhnya.

Dia telah menyelam di selokan selama sekitar 14 tahun dan mengatakan bahwa sebenarnya sisi spesifik bisnis East West Dive and Salvage cukup menguntungkan. “Ini jelas bukan pekerjaan untuk orang yang lemah hati,” kata Mr Walsh kepada Daily Mail Australia.

“Aku mencintai pekerjaanku dan selalu begitu. Saya memang menyukai kegiatan menyelam, dan juga saya seorang mekanik. Saya merasa tidak pernah terpaksa untuk bekerja seharipun dalam hidup saya karena saya menggabungkan semangat hidup saya. Anda tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik kecuali Anda menyukainya, ‘katanya.

Meskipun benar-benar gelap dan tak terlihat apapun dibawah sana, Pak Walsh mengatakan telah menemukan segala macam barang di bawah kolam tinja tersebut.

“Kami menemukan banyak gigi palsu tetapi terutama produk kebersihan pria dan wanita. Ketika kami kembali, kami sering juga menemukan kondom bekas yang menempel pada baju selam serta beragam sampah lain yang tidak bisa terurai. Kami juga pernah menemukan kolam tinja penuh dengan jagung, sepertinya orang tersebut tidak mengunyah jagung yang mereka makan, ‘katanya.

Karyawan penyelam kolam tinja ini bertugas membersikan penyumbatan saluran kolam dengan mengenakan pakaian yang terbungkus penuh, seperti layaknya pakaian astronot yang kedap udara.

‘Anda tidak bisa mencium bau apa pun dibawah sana, semua udara yang saya hirup sebenarnya berasal dari tabung oksigen. Jika Anda mencium bau sesuatu, Anda punya masalah dan tidak cocok dengan pekerjaan ini, “kata Walsh.

“Sebenarnya resiko kesehatan lebih buruk justru bagi orang-orang yang harus membersihkan dirimu dan mendekontaminasi kamu ketika kamu keluar dari kolam tinja itu.”

Mr Walsh mengatakan dia tidak pernah sakit karena poo diving atau bahkan terpikirkan untuk ketularan penyakit dari pekerjaanya ini.

“Apa yang tampak di mata tidak saya masukan ke dalam hati dan pikiran,” katanya.

“Kami telah menyelami beragam jenis kolam dan menemukan hal mengerikan seperti ruang bawah tanah dan saluran air rumah sakit. disana keadaan jauh lebih buruk dan menjijikan karena Anda benar-benar dapat melihat apa yang Anda hadapi.”

Bidang spesialisasinya Pak Walsh meliputi pekerjaan perbaikan dan kolam limbah menyelam yang terkontaminasi yang meliputi semua tahap; konsepsi, teknik, manajemen pekerjaan dan penyelesaian.

Menyelam air limbah tinja di Australia sangat penting karena kami menggunakan bakteri dan bukan bahan kimia untuk menghancurkan padatan tinja tersebut. Mesin pengaduk besar beroperasi 24 jam sehari dan bagian-bagian bergerak terus-menerus sehingga rusak ataupun tersumbat, maka saat itulah bisnis Pak Walsh dipanggil untuk memperbaikinya dan memperoleh rejeki yang halal.

Sebenarnya usaha yang dilakukan Pak Walsh telah beroperasi sejak tahun 1996. Selama 20 tahun beroperasi, perusahaan East West, dengan jumlah staf 20-25 orang termasuk tim administrasi Kantor / Kesehatan dan Keselamatan yang berdedikasi telah mengembangkan reputasi sebagai salah satu Perusahaan Penyelaman terkemuka di Victoria.

Terlepas dari segala resiko dan konsekuensi pekerjaan tersebut, Pak Walsh berani mengambil keputusan untuk memulai usaha halalnya. Pak Walsh bukan hanya mencari kesempatan dan bisnis yang menguntungkan diri sendiri, tetapi juga ia sudah mampu menghidupi karyawannya. Sebenarnya itulah yang sebagaian besar orang alami. Dengan menekuni pekerjaan halal, maka bukan saja rezeki halal lagi baik yang akan kita dapat, networking yang didapatkan pun akan baik. Dengan kata lain, pekerjaan yang halal seperti memiliki sinyal kuat yang mencari pahala, sehingga senantiasa mengarah pada partner dan kolega bisnis atau pun jalan kehidupan yang halal dan baik.

Nah apakah kamu sekarang masih mau pilih-pilih pekerjaan?. Mau sampai kapan kamu kerja dari uang yang tidak halal? Semangat berjuang dan raihlah kebahagiaan hidup dengan mendapatkan usaha dan pekerjaan sesuai dengan semangat hidupmu! Jangan lupa, kembangkan keahlianmu dengan kursus di Fortuner.id!


Source: Daily Mail Australia, eastwestdive.com.au

Artikel ini terakhir diupdate padaDesember 29, 2018 @ 8:48 am

error: Alert: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: