Pemerintah Cina Membatalkan Visa Pelajar dan Mengusir Pelajar Jerman

0
15

Seorang mahasiswa Jerman yang mengikuti program master di satu universitas bergengsi di Cina dikeluarkan dari negara itu.

Aparat imigrasi Cina mengatakan kepada Missal David Jonathan Richard, 24 tahun bahwa visa studinya telah dibatalkan dan diberi waktu seminggu untuk angkat kaki dari Cina.

Missal terdaftar sebagai mahasiswa program master Jurnalisme dan Komunikasi di Universitas Tsinghua di Beijing.

Missal selama kuliah belajar mempraktekkan jurnalisme di Cina dan ternyata tidak mudah sekalipun dilakukan dalam kelas. Malah bisa membuat seseorang seperti Missal menghadapi masalah serius.

Missal menduga kuat alasan dirinya dikeluarkan dari Cina adalah hasil reportasenya tentang penderitaan pengacara HAM yang dipenjarakan yang dsampaikan dalam kelas.

Pihak Universitas Tsinghua telah memperingatkannya sebanyak dua kali dalam tahun ini tentang subjek yang secara politik sensitif. Namun dia tetap maju untuk mempelajari politik dan sosial orang Cina.

“Dua bulan terakhir saya mendapat pelajaran lebih banyak tentang politik dan sosial Cina,” kata Missal merujuk pada kasusnya, seperti dikutip dari South China Morning Post, Senin, 13 Agustus 2018.

Menurut Missal yang tiba di Dusseldorf, Jerman hari Minggu, 12 Agustus, dirinya tidak pernah mempublikasikan laporannya itu kecuali di blog dan Youtube, yang diperkirakanya dilihat kurang dari 100 orang.

Sejak 9 Juli 2015, Cina telah memeriksa, menahan, dan menangkap sekitar 300 orang sebagai bagian dari tindakan keras terbesar terhadap pengacara HAM dan aktivis.Sejumlah pengacara HAM dan aktivis ada yang dihukum dengan tuduhan subversif dan beberapa sedang menunggu jatuhnya hukuman.

Pihak Universitas Tsinghua menolak menanggapi pengusiran Missal dari Cina.

source: tempo