ga('set', 'userId', 'USER_ID'); // Set the user ID using signed-in user_id.

Modul pembelajaran itu apa sih?

Peran dunia pendidikan merupakan peran yang sungguh. menentukan arah dari globalisasi ini. Oleh sebab itu, dunia pendidikan harus mampu memfasilitasi tumbuhnya berbagai kompetensi siswa di setiap tingkatannya.

Sekolah sebagai salah satu bagian dari institusi pendidikan harus mampu memberikan berbagai ketrampilan yang sejalan dengan tuntutan kebutuhan yang berkembang secara pesat di era globalisasi.

Proses pembelajaran haruslah disusun berdasarkan autentisitasnya dalam menuju proses learning to know, learning to do, learning to be, dan learning to. life together. Karena, konstruksi antara pengetahuan dan model pembelajaran tidak cukup hanya direduksi ke dalam model-model pembelajaran yang normatif saja.

Proses pembelajaran membutuhkan sarana dan prasarana yang memadahi. Buku merupakan salah satu bagian penting dari kebutuhan sarana dan prasarana tersebut. Maka, buku sekolah haruslah disusun dengan konsep-konsep yang konstruktif dan dapat mendorong terciptanya proses pembelajaran yang bermakna.

Berdasarkan pemahaman tersebut, buku Modul disusun sebagai referensi pegangan siswa dalam upaya menemukan dan meingkatkan potensi dirinya. Dengan Buku Modul diharapkan siswá dapat belajar lebih banyak, tentang materi yang disajikan. Selain dapatbelajar sendiri, dengan adanya buku ini, siswa akan termotivasiuntuk berlatih ketrampilan seperti yang diharapkan dalam kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan.

Era globalisasi menuntut perubahan secara pesat di berbagai bidang kehidupan. Untuk itu setiap individu dituntut selalu dinamis dan kreatif dalam menghadapi era seperti sekarang ini. Setiap orang juga dituntut untuk dapat mengadaptasikan diri secara kreatif dalam kompleksitas situasi dan kondisi yang sangat beragam dan mengalami perubahan secara cepat.

Maksud dan Tujuan Modul

Penyusunan buku modul di harapkan dapat mendampingi siswa, untuk dapat belajar secara mandiri. Hal ini disebabkan waktu untuk belajar di sekolah sangatlah terbatas. Aktifitas peserta didik lebih banyak berada di luar lingkungan sekolah.

Oleh sebab itu, konsep pembelajaran dengan modul haruslah dapat mendorong siswa untuk melakukan aktifitas yang bermakna. Artinya, siswa mendapatkan kebebasan dalam mengaktualisasikan seluruh. potensi keahlian secara maksimal.

Maka, Modul ini dikemas, dalam sebuah konsep yang menyatukans antara materi dan potensi:peserta didik dalam menujuproses pembelajaran yang berkualitas, humanis, dinamis, dan konstruktif.

Tujuan penyusunan buku modul adalah sebagai berikut.

  1. Memperjelas dan mempermudah siswa dalam menangkap isi materi pelajaran
  2. Mengatasi keterbatasan waktu proses pembelajaran yang dilakukan di sekolah
  3. Digunakan siswa secara tepat dan bervariasi dalam hal berikut
    • Meningkatkan semangat belajar,
    • Mengembangkan kemampuan peserta didik dalam berinteraksi langsung dengan lingkungan dan sumber belajar,
    • Membantu siswa dapat belajar mandiri sesuai dengan bakat dan minatnya,
    • Memungkinkan siswa dapat mengukur dan mengevaluasi sendiri hasil belajarnya.

Analisis Dasar Tentang Modul

1. Pengertian dan Karakteristik Modul

Modul merupakan salah satu media pembelajaran yang mempunyai peran yang sangat penting. Modul berisi bahan ajar yang dirancang untuk dapat dipelajari secara mandiri oleh peserta didik. Oleh sebab itu, di dalam modul selalu dilengkapi dengan petunjuk untuk belajar sendiri dan materi pelajaran disusun secara lengkap. Modul juga disertai dengan latihan latihan sebagai alat evaluasi bagi peserta didik.

Dengan demikian, peserta didik diharapkan tidak mengalami banyak kesulitan dengan belajar menggunakan modul.

Buku modul berisi materi, metode, batasan-batasan, dan alat-alat evaluasi. Semua itu disajikan secara sitematis dan menarik untuk mencapai kompetensi pembelajaran yang sesuai dengan. kompleksitasnya.

Buku Modul mempunyai karakteristik sebagai berikut.

  1. Self instructional, artinya dengan belajar modul peserta didik akan mampu membelajarkan diri-sendiri sehingga tidak begitu tergantung pada orang lain.
  2. Self Containted, artinya keseluruhan materi pembelajaran dari satu unit kompetensi dan sub sub kompetensinya terdapat dalam satu modul secara utuh. Tujuannya, untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik mempelajari materi pelajaran secara tuntas.
  3. Adaptive, artinya modul memiliki daya adaptif yang tinggi terhadap perkembangan ilmu dan teknologi karena dapat melakukan persesuaian dengan cepat dan fleksibel terhadap perkembangan ilmu Pengetahuan dan teknologi.
  4. User Friendly artinya buku modul hendaknya bersahabat dengan pemakainya. Setiap instruksi dan paparan informasi yang disajikan harus bersifat membantu dan bersahabat dengan pemakainya, dan mempermudah peserta didik dalam merespon, mengakses sesuai dengan keinginan. Hal ini ditandai dengan penggunaan bahasa yang sederhana, mudah dimengerti serta menggunakan istilah yang umum digunakan.

2. Bagaimana dengan Modul?

Dalam modul disajikan materi pembelajaran secara lengkap dan terstruktur. Buku modul juga merupakan kumpulan tulisan dalam lembar-lembar kertas berjilid. Buku berisi ide-ide dan ungkapan gagasan-gagasan. Arti sebuah buku akan ebih bermakna. Ketika kebermaknaannya mampu memanifestasikan fungsinya. Buku harus mempu mengelaborasi dan mendeskripsikan gagasan. secara komprehensif dalam perannya sebagai pengawal transformási sebuah peradaban.


Sumber: kemendikbud

Artikel ini terakhir diupdate padaJanuari 13, 2020 @ 8:24 am

error: Alert: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: