ga('set', 'userId', 'USER_ID'); // Set the user ID using signed-in user_id.

Mengenal Sang Raja Rock ELVIS PRESLEY. Kerja Keras dan Terus Belajar Apakah Membuahkan Hasil ?

Siapa sih yang Tidak tahu Elvis Sukaisih, eh salah, Elvis Presley. Ia Adlah King of Rock N roll dunia dan Orang yang berpengaruh dalam sejarah Perkembangan Music dengan Berani Membawa Warna lain dalam Music, di kutib dari mbah wiki bahwa,

Presley lahir di Tupelo, Mississippi, dan pindah ke Memphis, Tennessee dengan keluarganya saat ia berusia 13 tahun. Karier musiknya dimulai disana pada 1954, saat ia merekam sebuah lagu dengan produser Sam Phillips di Sun Records. Diiringi oleh gitaris Scotty Moore dan pemain bass Bill Black, Presley adalah salah satu orang terawal yang mempopulerkan rockabilly, uptempo, percampuran musik country dan rhythm and blues yang dibawakan dengan backbeat. RCA Victor mengakuisisi kontraknya dalam kesepakatan yang digalang oleh Colonel Tom Parker, yang mengurusi penyanyi tersebut selama lebih dari dua dekade. Singel RCA pertama Presley, “Heartbreak Hotel”, dirilis pada Januari 1956 dan menjadi hit nomor satu di Amerika Serikat. Ia dianggap sebagai figur utama dari rock and roll setelah serangkaian kesuksesan penampilan jaringan televisi dan rekaman-rekaman yang memuncaki tangga lagu. Tafsiran lagu-lagunya yang energik dan gaya tampilan provokatif seksualnya, terkombinasi dengan campuran pengaruh potensi berwarna-warna yang sejalan dengan Gerakan Hak Sipil, yang membuatnya menjadi populer—dan kontroversial.

Pada November 1956, Presley membuat debut filmnya dalam Love Me Tender. Pada 1958, ia bertugas dalam militer. Ia melanjutkan karier rekamannya selama dua tahun kemudian, memproduksi beberapa karya buatannya yang paling sukses secara komersial sebelum memutuskan untuk lebih mencurahkan diri dalam pembuatan film-film Hollywood beserta album-album sountracknya pada 1960an, sebuah keputusan yang banyak dikritik. Pada 1968, setelah cuti selama tujuh tahun dari penampilan langsung, ia kembali tampil dengan muncul pada acara televisi khusus Elvis, yang diikuti dengan konser keresidenan Las Vegas dan serangkaian tur berlaba tinggi. Pada 1973, Presley tampil dalam konser siaran global pertama melalui satelit, Aloha from Hawaii. Pada 16 Agustus 1977, ia terkena serangan jantung saat berada di kamar mandi di tempat tinggalnya di Graceland, dan kemudian wafat. Kematiannya diyakini selama beberapa tahun sebagai akibat dari penyalahgunaan obat-obatan yang membuat kesehatannya memburuk dan wafat.

Presley adalah salah satu musisi paling berpengaruh dan terselebrasi pada abad ke-20. Sukses secara komersial dalam beberapa genre, termasuk pop, blues dan gospel, ia adalah salah satu artis solo dengan penjualan terbaik dalam sejarah musik rekaman, dengan perkiraan penjualan rekaman sekitar 600 juta unit di seluruh dunia.Ia memenangkan tiga Grammy, selain juga meraih Grammy Lifetime Achievement Award pada usia 36 tahun, dan telah dicantumkan dalam berbagai hall of fame musik.

Pada November 1948, keluarganya pindah ke Memphis, Tennessee. Setelah bermukim selama hampir setahun di asrama, mereka meraih sebuah apartemen dua kamar di kompleks perumahan publik yang dikenal sebagai Lauderdale Courts. Masuk L. C. Humes High School, Presley hanya meraih nilai C dalam pelajaran musik di kelas delapan. Saat guru musiknya berkata kepadanya bahwa ia tak berniat untuk bernyanyi, ia membawa gitarnya pada hari berikutnya dan menyanyikan sebuah hit terkini, “Keep Them Cold Icy Fingers Off Me”, dalam upaya untuk meraih sanjungan dari bidang lainnya. Seorang teman sekelasnya menyatakan bahwa gurunya “sepakat bahwa Elvis berhak saat ia berkata bahwa ia tak mengapresiasikan jenis menyanyinya.”Ia biasanya terlalu malu untuk tampil terbuka, dan pernah ditindas oleh para teman sekelasnya yang menganggapnya “anak mama”.Pada 1950, ia mulai giat mempraktikkan gitar di bawah bimbingan Jesse Lee Denson, seorang tetangga yang lebih tua dua setengah tahun darinya. Mereka dan tiga anak lainnya—termasuk kelak dua pionir rockabilly, kakak-beradik Dorsey dan Johnny Burnette—membentuk sebuah kelompok musikal yang bermain di sekitaran Courts.Pada bulan September, ia mulai masuk ke Loew’s State Theater.Pekerjaan lainnya menyusul, yang meliputi Precision Tool, Loew’s lagi, dan MARL Metal Products.

Pada masa SMP-nya, Presley mulai beranjak melebihi teman-teman sekelasnya, kebanyakan karena penampilannya: ia memanjangkan jambangnya dan memberikan gaya pada rambutnya dengan minyak mawar dan Vaseline. Pada waktu luangnya, ia datang ke Beale Street, jantung suasana blues Memphis, dan melihat pakaian-pakaian di jendela Lansky Brothers. Pada masa SMA-nya, ia mengenakannya. Berniat tampil di luar Lauderdale Courts, ia berkompetisi dalam acara Humes’s Annual “Minstrel” pada April 1953. Sambil menyanyi dan memainkan gitar, ia membukanya dengan “Till I Waltz Again with You”, sebuah hit terkini untuk Teresa Brewer. Presley menyatakan bahwa penampilan tersebut meningkatkan reputasinya: “Aku tak populer di sekolah … aku gagal bermusik—satu-satunya hal yang pernah ku gagalkan. Dan saat mereka memasukkanku ke acara bakat ini … saat aku tampil di atas panggung, aku mendengar orang-orang berkerumun dan bersemarak dan karena itu, ‘tanpa sebab yng jelas kumenyanyi. Hal ini mengangkat tentang bagaimana aku menjadi populer setelah itu.”

Presley, yang tak pernah meraih pelatihan musik formal atau belajar membaca musik, belajar dan bermain memakai telinganya. Ia juga mendatangi toko-toko rekaman dengan kotak juke dan menyimak iramanya. Ia memahami semua lagu Hank Snow,dan ia mencintai rekaman-rekaman dari para penyanyi country lainnya seperti Roy Acuff, Ernest Tubb, Ted Daffan, Jimmie Rodgers, Jimmie Davis, dan Bob Wills.Penyanyi Southern gospel Jake Hess, salah satu penampil favoritnya, adalah sebuah pengaruh signifikannpada gaya menyanyi ballad-nya. Ia menjadi anggota audien reguler di acara bulanan All-Night Singings, dimana beberapa grup musik white gospel menampilkan musik spiritual Afrika-Amerika.Ia menyanjung musim dari penyanyi black gospel Sister Rosetta Tharpe.Seperti beberapa muridnya, ia menghadiri konser-konser blues—karena pemisahan yang diberlakukan di kawasan Selatan, ia hanya datang pada malam-malam yang dikhususkan untuk para audien kulit putih.Ia juga menyimak stasiun-stasiun radio regional, seperti WDIA-AM, yang memutar “race records”: spiritual, blues, dan yang modern, suara backbeat dari rhythm and blues.Beberapa rekamannya di masa mendatang terinspirasi dari para musisi Afrika-Amerika lokal seperti Arthur Crudup dan Rufus Thomas.B.B. King menyatakan bahwa ia telah mengenal Presley sebelum ia menjadi populer, saat mereka berdua sedang berada di Beale Street. Pada waktu ia lulus dari perguruan tinggi pada Juni 1953, Presley menyanyikan musik seperti masa mendatangnya kelak

Jadi Kerja Kerasnya Pun dan Belajar SENDIRI atau Otodidak adalah Kunci Kesuksesan Pada setiap orang, Seperti yang Presley lakukan

source: Wiki

 

 

Artikel ini terakhir diupdate padaJuli 18, 2019 @ 8:55 am

error: Alert: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: