Home Ragam Budaya & Kebiasaan Budaya Korea Korea Utara eksekusi mati pejabat yang dikarantina Corona virus covid-19

Korea Utara eksekusi mati pejabat yang dikarantina Corona virus covid-19

Pemerintah Korea Utara tidak kompromi dalam penanganan karantina dan pencegahan penyakit menular covid-19 alias virus Wuhan corona.

Pejabat Korea Utara telah dieksekusi karena ia berani pergi ke pemandian umum sementara ia seharusnya dikarantina, sebuah laporan di Korea Selatan mengklaim.

Pejabat perdagangan itu ditangkap dan langsung ditembak setelah mengambil risiko penyebaran virus corona dengan mengunjungi pemandian umum, lapor surat kabar Dong-a Ilbo.

Pejabat itu ditempatkan dalam isolasi setelah melakukan perjalanan ke China, dengan Kim Jong-un memaksakan hukum militer untuk menegakkan kuncian itu, kata sumber.

Korea Utara belum mengkonfirmasi kasus virus tersebut, tetapi telah mengambil langkah drastis untuk menghentikan penyebarannya di perbatasannya dengan China.


Sumber: yonhap dailimail

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Ternyata Budaya Jepang Memudar Di Indonesia Menurut Mr. Norihisa Tsukamoto, Direktur Japan Foundation ke-47

Mr. Norihisa Tsukamoto, Direktur Japan Foundation ke-47, Jakarta, kembali ke Jepang pada tanggal 4 April setelah menyelesaikan masa jabatannya selama empat tahun. Ini adalah...

Alasan Orang Kristen Bisa Makan Babi Walaupun Dilarang Kitab Suci

Bagi orang Islam, menyentuh babi atau memakannya adalah haram. Tapi kenapa orang Kristen makan babi panggang, semur babi, dan berbagai olahan babi lainnya? Babi disebut...

STUT atau Step Motor Teman Waktu Mogok Bisa Masuk Dipidana

Kebanyakan para pengendara motor pasti tahu dengan istilah stut atau mendorong motor pakai kaki.   Padahal banyak yang salah kaprah, sebenarnya budaya ini tidak pas diterapkan. Bahkan...

Obat virus Corona ncov covid-19 sudah Ditemukan dan diklaim sukses!

Sebuah perusahaan farmasi di China mengumumkan temuan terbaru mereka bahwa virus corona alias COVID-19 bisa dijinakkan dengan menggunakan plasma darah penderita yang telah sembuh. China...
Wow... Kreatif sekali yah...