Ilmu pendidikan Matematika modern selalu berkembang, misalnya di Tiongkok pada tahun 300 SM, di India pada tahun 100 M, dan di Arab pada tahun 800 M, hingga zaman Renaisans.  Di ujian CPNS negeri Cina kuno pun, ujian aritmatika menjadi salah satu jenis matematika yang diujikan, sedangkan di ujian CPNS Mesir kuno, ilmu matematika geometri maupun matematika logika menjadi fokus.

Kehidupan manusia modern memang tidak bisa terhindar dari penyelesaian soal matematika. Ketika temuan baru matematika berinteraksi dengan penemuan ilmiah baru yang mengarah pada peningkatan yang cepat di dalam laju penemuan matematika yang berlanjut hingga kini.

Melalui penggunaan penalaran logika dan abstraksi, matematika berkembang dari pencacahan, perhitungan, pengukuran, dan pengkajian sistematis terhadap bangun dan pergerakan benda-benda fisika. Matematika praktis mewujud dalam kegiatan manusia sejak adanya rekaman tertulis.

Kita tahu belajar Matematika dapat menambah kecerdasan otak, tapi kalau orang tua mempercayai tempat kursus yang tidak sesuai dengan anaknya bagaimana?

Kumon termasuk ke dalam daftar kursus matematika termahal di Indonesia. Namun, ternyata harga yang mahal tersbut malah tidak menjamin Kumon sebagai tempat kursus matematika terbaik, kami di Fortuner.id juga menerima beragam pengakuan dari orang tua yang mengatakan hal sebenarnya. Memang postingan kali ini termasuk dalam opini kami sebagai pengajar, namun tidak ada salahnya untuk Anda mengetahui kenapa orang tua mantan konsumen KUMON di Indonesia justru tidak menyukai dan tidak merasakan manfaat dari kursus matematika satu ini.

Berikut faktor pertimbangan yang menjadi perhatian orangtua tentang kursus KUMON:

  • Kursus di Kumon terlalu mahal dan tidak pas harganya

Siapa sih yang tidak mempertimbangkan masalah biaya saat sedang mencari tempat kursus? Inilah yang menjadi alasan kenapa Kumon dianggap tidak terjangkau oleh masyarakat, harga untuk kursus di Kumon sangatlah mahal dan tidak menjamin kualitas hasil didikannya maupun materi yang sesuai dengan kurikulum matrikulasi pelajaran dibangku sekolah. Di beberapa kota kecil di Indonesia, untuk tingkatan SD dan TK, biaya kursus adalah Rp 370.000 per bulannya. Harga tersebut nyaris hanya untuk membeli lembar kerja saja. Karena, siswa hanya mendapat 10 lembar soal saja dan jika dihitung-hitung, biaya untuk lembar kerja tidak sampai 10 persen dari biaya bulanan kursus di sana.

Benar sekali jika setiap bisnis memang memiliki beban biaya untuk menggaji guru dan membayar instruktur dari Kumon. Tetapi, guru di Kumon berbeda dengan tempat les matematika lainnya, guru pengajar di KUMON cenderung hanya memberikan lembar kerja dan melihat hasil dari yang dikerjakan siswanya saja. Tidak ada yang salah dengan metode ini dalam sisi bisnis, namun maksud orang tua agar anak bisa mengejar ketertinggalan di sekolah melalui kursus ini sangatlah bertentangan. Dengan kata lain, guru tidak memberikan pengajaran dan hanya menunggu siswanya selesai mengerjakan soal.

  • Kumon itu FRANCHISE, Beda tempat beda suasana beda cara pengajaran

Lembaga pendidikan kursus extra les itu memang unik. Kemampuan dan karakter guru les dalam mengajar juga sangat beragam. sehingga TIDAK ADA jaminan bahwa akan ada kecocokan antara murid dan guru les. Perlu anda sadari bahwa dari penampilan guru, suara, intonasi dan bahkan bau badan serta parfum juga mempengaruhi impresi ketertarikan anak didik dengan gurunya, terutama anak usia SD dan SMP yang secara jujur dan blak-blakan berkomentar.

Mirip seperti Fast food instant yang tidak bergizi seimbang, Kumon merupakan badan usaha sistem franchise, sehingga masalah kualitas dari tempat kursusnya tergantung dari lokasi tempat kursusnya. Masing-masing lokasi memiliki karakteristik guru yang berbeda, ada guru yang memang kompeten, berpengalaman sedikit, part timer, galak dan ada juga yang ramah dan membantu dalam mengerjakan lembar soal. Biarpun ‘Kanban’ atau papan tokonya sama, kualitas pendidiknya tetaplah bervariatif.

Bukan hanya soal standar kualitas pengajaran, tetapi juga status kepemilikan, ijin lisensi dan penjamin kualitasnya yang meragukan. Sudah sewajarnya badan usaha berbasis pendidikan kursus memiliki guru yang latar belakangnya bisa dijadikan penjamin kualitas saat pendaftaran badan usaha di dinas pendidikan daerah setempat. Tidak percaya? Coba cek adakah foto maupun SK penanggungjawab dan penjamin kualitas terpampang seperti kursus persiapan ujian nasional maupun kursus suplemen pendidikan nasional lainnya? Lazimnya, jika dibandingkan dengan lembaga LPK tenaga kerja, keterampilan maupun kursus pendidikan terstrukstrur, legalitas seperti ini merupakan hal yang lumrah dan wajib. Setiap badan usaha wajib memilki badan hukum resmi, terutama badan usaha yang diatur ketat oleh negara seperti badan usaha pendidikan.

  • Guru di Kumon tidak mengajar dengan serius

Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, kalau guru di Kumon hanya memberikan lembar kerja dan menunggu hasil dari yang dikerjakan siswa. Hal ini memang sengaja dilakukan oleh Kumon agar menumbuhkan sikap mandiri dalam mengerjakan lembar soal. Sistem kemandirian ini memang bagus sekali jika anak didiknya betul menguasai dan membutuhkan pengujian kemampuan dalam menyelesaikan materi. Namun, di dalam belajar seharusnya ada interaksi antara guru dan siswanya.

Memang sih kemandirian dan kesadaran dalam belajar itu sangat penting, tetapi interaksi sosial juga tidak kalah penting, ada kalanya untuk melakukan interaksi dan tanya jawab antara guru dan siswa.

  • Kursus yang membosankan dan cenderung bikin stress

Banyak siswa mengeluhkan bahwa kursus di Kumon itu monoton dan membosankan. Mengapa bisa begitu?, karena siswa harus mengulang lembar kerja yang sama selama 6 kali. Mungkin maksudnya adalah agar siswa yang bersangkutan akan semakin lancar dalam menjawab soal tersebut. Namun, mengulang lembar kerja yang sama berkali-kali justru membuang-buang waktu dan merupakan metode yang ketinggalan zaman dan hal yang membosankan bagi anak. Kreativitas anak tidak berkembang, sehingga anak sendiri tidak bisa mengungkapkan pendapat, pertanyaan dan argumen matematika.

  • Tidak relevan dengan kurikulum matematika wajib belajar 9 tahun di Indonesia

Pelajaran tambahan yang disesuaikan dengan kurikulum pendidikan nasional Indonesia dalam bentuk pemecahan masalah dan kuis matematika yang disampaikan guru di sekolah memang tidak ditawarkan oleh KUMON manapun. Sebelumnya sudah kita jelaskan kalau belajar di kursus Kumon hanya berfokus pada menghitung aritmetika saja dengan maksud anak-anak bisa lancar dalam berhitung matematika sederhana tanpa mempelajari logika dibelakang matematika itu sendiri dan manfaat mempelajarinya. Didalam bidang profesi apapun memang matematika sangat diperlukan, akan tetapi metode pengajaran madiri ala KUMON membuat para siswa menjadi bingung dan tidak mengerti cara menyelesaikan masalah dari soal matematika diluar bidang Aritmetika. Banyak para siswa yang mengeluh karena mereka tidak paham dengan soal cerita meskipun mereka sudah belajar di KUMON.

Memang hal yang wajar jika banyak orang tua peduli anak pasti rela mengorbankan dana dan waktu untuk pertumbuhan akademis anaknya. Namun perlu diingat bahwa setiap bisnis pasti mengaku kecapnya itu nomor satu dan hal tersebut merupakan hal yang sangat wajar.

Sebagai orang tua, desakan akan tren maupun rasa ‘tidak mau’ ketinggalan dengan teman maupun rekan tetangga sesama orang tua karena anaknya bersekolah ditempat yang dianggap hebat semestinya dihindari. Pendidikan kursus juga merupakan sebuah produk jasa, jadi teliti sebelum membeli, dengan melihat kualitas alumnusnya. Pendidikan merupakan bisnis jasa seperti perbankan maupun asuransi, namun, tidak seperti barang komoditas lain yang bisa dikembalikan atau ditukar dan bahkan diawasi operasionalnya oleh lembaga negara, lembaga pendidikan kursus juga sangat beragam kecocokannya dengan peserta didik.

  • Kumon tidak mengajarkan matematika, melainkan aritmetika saja

Kursus di Kumon bukan membahas konsep waktu, kecepatan, mengolah data, dan lain-lain. Melainkan, hanya fokus pada perhitungan aritmetika saja. Alasan dari metode pembelajaran ini adalah agar siswa dapat memiliki kepercayaan diri dalam belajar matematika karena sudah menguasai dasar menghitung aritmetika saja.

Operasi dasar pengerjaan aritmetika meliputi penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian, walaupun operasi-operasi lain yang lebih canggih (seperti persentase, akar kuadrat, pemangkatan, dan logaritma) kadang juga dimasukkan ke dalam kategori ini. Perhitungan dalam aritmetika dilakukan menurut suatu urutan operasi yang menentukan operasi aritmetika yang mana lebih dulu dilakukan.

Aritmetika bilangan asli, bilangan bulat, bilangan rasional, dan bilangan real umumnya dipelajari oleh anak sekolah yang mempelajari algoritme manual aritmetika. Namun, banyak orang yang lebih suka menggunakan alat-alat seperti kalkulator, komputer, atau sempoa untuk melakukan perhitungan aritmetika. Di Jepang sendiri, penggunaan kalkulator maupun sempoa abacus sudah merupakan hal yang bisa digunakan dari SD kelas 5 di sekolah swasta (sekolah yang kurikulum USA maupun kurikulum alternatif). Namun disekolah negeri, kalkulator dilarang digunakan hingga pendidikan SMA dan bahkan perkuliahan. Kalkulator secara umum diperbolehkan untuk mereka yang sekolah keterampilan atau vocational yang dimulai dari usia setaraf SMP di Indonesia.

Perkembangan terakhir di Indonesia berkembang mempelajari aritmetika dengan bantuan metode jarimatika, yakni menggunakan jari-jari tangan untuk melakukan operasi kali-bagi-tambah-kurang.

Kalau meminjam istilah orang Hokkien Singapura yaitu “Kiasu”, atau rasa ego tidak mau ketinggalan, merupakan hal yang wajar dialami juga oleh orangtua di Indonesia. Namun jangan pernah anda lupakan, bahwa anak anda juga memiliki potensi lain yang mungkin tidak tergali jika waktunya dihabiskan karena terlalu sibuk dengan pelajaran tambahan yang mungkin kurang sesuai dengan minat anak tersebut.

Pendidikan anak memang tergolong investasi, tetapi, lagi-lagi kita kembalikan kepada pemahaman orangtua, karena yang “Membeli” jasa pendidikan pada umumnya adalah orangtua. Perlu anda pahami jika apa yang kami rangkum berikut ini merupakan opini kami pribadi sebagai orang tua maupun sebagai pengajar. Semoga bermanfaat!

88 KOMENTAR

    • Kumon memiliki metode pengajaran yang berbeda dibandingkan kurikulum pendidikan di negeri kita. Mengapa bisa begitu? Karena kumon bukanlah lembaga pendidikan formal, melainkan hanyalah usaha franchise yang ngakunya dari Jepang.

      Terimakasih sudah membaca, Salam Sukses Fortuner.id!

  1. Opini berdasar apa ya? seorang yg bijak tidaklah menilai gajah hanya dari kaki ato telinga saja dan merasa pendapatnya lah yg paling benar.

    • apakah ibu bekerja di kumon?,
      Kumon memiliki metode pengajaran yang berbeda dibandingkan kurikulum pendidikan di negeri kita. Mengapa bisa begitu? Karena kumon bukanlah lembaga pendidikan formal, melainkan hanyalah usaha franchise yang ngakunya dari Jepang.

      Artikel ini berdasarkan penelitian kami sendiri, coba tanya pada ibu sendiri, apakah ibu rela anak ibu dikursuskan di kumon yang mahal dengan biaya ibu sendiri? apakah ibu PERNAH bertanya kepada anak ibu apakah enak belajar dikumon?, terimakasih telah menjadi pembaca yang baik, salam sukses Fortuner.id 🙂

      • Anak saya belajar di kumon dan skg pintar dan cepat dalam berhitung. Saya bangga sekali dan sangat tidak menyesal memasukkan anak di kumon. Mengulang lembar kerja berkali membuat materi itu betul2 nyantol di kepala mereka.

  2. Saya masih bingung krn anak saya selalu mengeluh di kumon tiap hari di bekali pr.dan kurang nyambung dengan pelajaran di sekolah anak kelas 2 sd di kasih soal2 membuat anak ga mau les lagi

    • Wah ternyata Pak/Bu Dira sudah mengalami kesulitan ini yah? Betul sekali, Kumon memiliki metode pengajaran yang berbeda dibandingkan kurikulum pendidikan di negeri kita. Mengapa bisa begitu? Karena kumon bukanlah lembaga pendidikan formal, melainkan hanyalah usaha franchise yang ngakunya dari Jepang. Di Fortuner sendiri kami sering menerima keluhan yang sama seperti yang Bapak dan Ibu rasakan…

      Yang bisa kami sarankan adalah sebaiknya bapk/ibu mencari pendidik atau tenaga pengajar kursus matematika lokal maupun private dari guru-guru freelance yang sudah berpengalaman. Saat ini Fortuner.id hanya memiliki unit usaha kursus matematika sesuai kurikulum sekolah di kota Batam. Terimakasih sudah membaca, Salam Sukses Fortuner.id!

  3. Hahaha… ujung ujungnya promosi usahanya sendiri, dan entah sekarang usaha tsb masih ada atau sudah punah. Padahal Kumon sudah berkembang di 58 negara. Kasihan.

    • Halo Eartha, sejauh Yang Kita tahu tempat kursus Kumon itu tidak Ada Di Jepang, tolong perbaiki opinion anda, memang betul berasal Dari idea org Jepang, tapi Di Jepang sendiri Kumon tidak Ada lagi… Sebenarnya konsumen orang tua dan pelajar yang termakan iklan dan klaim kosong Kumon yang sangat kasihan. Anda tidak bisa mengajarkan ikan untuk memanjat pohon, Franchise tetaplah Franchise kualitas sangat beragam.

      Jika anda bekerja di kumon mestinya anda tahu kalau methode franchise tidak pernah bisa menjamin kualitas pengajaran, fortuner.id sendiri sudah membantu lebih Dari 40 orang siswa untuk mencapai JLPT test Dan lulus saringan beasiswa Mext, siswa aktif Kami banyak Pula Yang merupakan kalangan expat Yang ingin belajar Bahasa Indonesia, terimakasih sebelumnya…

        • Terimakasih sudah membaca Ms. Tia, Sejauh yang kami tahu memang Kumon penuh kontroversi di Indonesia, dari klaim yang tidak berdasar mereka menyebut memiliki banyak cabang di Jepang dst. Kumon layaknya bisnis kursus multi-cabang franchise tidak jauh berbeda dengan jenis franchise lain seperti makananan fast food. Apakah fast food baik? Kita yakin tidak. Pendidikan apalagi kursus matematika itu merupakan proses metamorfosis bertahap yang wajib disesuaikan dengan kurikulum pendidikan formal.

          Yang bisa kami sarankan, bisa mencari pendidik atau tenaga pengajar kursus matematika lokal maupun private dari guru-guru freelance yang sudah berpengalaman. Saat ini Fortuner.id hanya memiliki unit usaha kursus matematika sesuai kurikulum sekolah di kota Batam. Terimakasih sudah membaca, Salam Sukses Fortuner.id! 🙂

      • Fortuner gak pernah ke jepang ya .. saya pernah ke jepang lihat ada kumon juga itu malah sudah berdiri 60th yg lalu ..

        • Jepang itu luas pak/Bu, ada 47 provinsinya di delapan wilayah kepulauan, correct me if i am wrong atau CMIIW tunjukkan bukti serta foto, dengan pengalaman kami yang sedikit kami dan beberapa peserta idik kami yang mencari makan disana belum pernah menemukan kursus Kumon di kota besar seperti Kyoto, Tokyo, Yokohama, Ojiya di Niigata bahkan belum pernah melihat kanban nya Kumon, jiak anda memliki info dan artikelnya silahkan berbagi informasi dengan kita terimakasih,

        • Salam pendidikan bapak/ibu Aji Yang baik hatinya, media ini milik Kami untuk menerangi Dan mengabarkan nilai positive dan motivasi berdasarkan asas kebenaran… Sejauh Yang Kami tahu franchise ini tidak Ada Di Jepang, correct me if I am wrong… Terimakasih sebelumnya Dan budayakan mencari informasi seutuhnya, Kumon bukan urusan Kami Dan ini media milik Kami sendiri, Kami hanya menyampaikan suara keluhan orangtua murid didik Kami, terimakasih…

        • Bisakah dibuktikan yang Indonesia ini sama ownership dg yang diseberang sana? setahu kita tidak, dan sejauh yang kita tahu di Indonesia ada banyak sekali kumon ilegal yang tidak bisa dipertanggungjawabkan franchisenya…

      • Mohon maaf, tapi kumon ada di jepang kok, saya tinggal di jepang tepatnya di kota narita dan di dekat rumah saya ada kumon, jaraknya hanya sekitar 1km dari rumah saya

        • No photo koment hoax, tolong kirim ke kita donk, klo cuma koment doang tanpa bukti ya hoax. Kita menulis berdasarkan pengalaman dan sumber ya kita lihat di google maps dan Wikipedia tapi gak ada update terbaru dari kumon itu sendiri… Terimakasih

      • Kalau menurut pembuat artikel kumon tidak ada di jepang. Berarti tolong riset lagi tentang kumon ya. Karena kumon ada di jepang dan saya tahu itu

        • tolong dong kasih sumber informasi dan bukti video yang jelas ? Karena menurut kami lebih baik Kursus dengan Mahasiswa Privat ataupun Guru Honorer loh

    • Halo Pak Gunawan, kumon bukanlah lembaga pendidikan formal, melainkan hanyalah usaha franchise yang ngakunya dari Jepang. Di Fortuner sendiri kami sering menerima keluhan yang sama…

      Yang bisa kami sarankan, bapak bisa mencari pendidik atau tenaga pengajar kursus matematika lokal maupun private dari guru-guru freelance yang sudah berpengalaman. Saat ini Fortuner.id hanya memiliki unit usaha kursus matematika sesuai kurikulum sekolah di kota Batam. Terimakasih sudah membaca, Salam Sukses Fortuner.id!

    • Terimakasih Pak/bu aji, Tidak Ada niat Kami sedikitpun untuk menjatuhkan siapapun, segala sesuatu didunia ini tidak Ada yang sempurna, artikel ini dibuat berdasarkan pengalaman Kami, perlu diketahui setiap orangtua bahwa metode Kumon memiliki banyak kekurangan Dan ketidakcocokan dg ilmu pendidikan matematika formal di NKRI, Jika kami ingin menjatuhkan bisnis orang lain tidak kami lakukan dg cara membuat artikel ini, media ini hanya memberikan info Yang fair Dan anti hoax…CMIIW… Terimakasih sebelumnya sudah membaca 😉

      • yang namanya info yg fair itu tidak sepihak, tapi Anda juga konfirmasi ke pihak Kumon, apalagi Anda juga menyebut kalau kualitas tergangung dari lokasi tempat kursus masing-masing, tapi disini Anda menggeneralisir semua cabang Kumon sama, tidak ada metode yang Sempurna, kalau mau fair catumkan kelebihan dan kekurangannya, bukan cuma menampilkan kekurangannya..orang yang kuliah di kampus terbaik pun tidak semua sukses, apa itu berarti kampus itu jelek karena ada mahasiswa yang gagal dari kampus itu? kan juga tidak seperti itu, perlu dilihat kasus per kasus tidak bisa di generalisir..

        • Salam pendidikan bapak/ibu Aji Yang baik hatinya, media ini milik Kami untuk menerangi Dan mengabarkan nilai positive dan motivasi berdasarkan asas kebenaran… Sejauh Yang Kami tahu franchise ini tidak Ada Di Jepang, correct me if I am wrong… Terimakasih sebelumnya Dan budayakan mencari informasi seutuhnya, Kumon bukan urusan Kami Dan ini media milik Kami sendiri, Kami hanya menyampaikan suara keluhan orangtua murid didik Kami, terimakasih…

        • Semua comments maupun post diwebsite ini selalu terbuka, dan perlu anda pahami bahwa Dalam kehidupan ini Ada banyak Cara untuk Sukses bukan hanya melalui ijasah semata, Salam pendidikan bapak/ibu Aji Yang baik hatinya, media ini milik Kami untuk menerangi Dan mengabarkan nilai positive dan motivasi berdasarkan asas kebenaran… Sejauh Yang Kami tahu franchise ini tidak Ada Di Jepang, correct me if I am wrong… Terimakasih sebelumnya Dan budayakan mencari informasi seutuhnya, sekali lagi terimakasih…

      • Anda lulusan UGM?, apakah 100% orang yg kuliah di UMG semuanya sukses? saya yakin pasti ada yg tidak sukses, nah kalau Anda mendengar cerita orang yg tidak sukses ini apakah Anda akan menyimpulkan kalau kuliah di UGM tidak berguna?

        • Semua comments maupun post diwebsite ini selalu terbuka, dan perlu anda pahami bahwa Dalam kehidupan ini Ada banyak Cara untuk Sukses bukan hanya melalui ijasah semata, Salam pendidikan bapak/ibu Aji Yang baik hatinya, media ini milik Kami untuk menerangi Dan mengabarkan nilai positive dan motivasi berdasarkan asas kebenaran… Sejauh Yang Kami tahu franchise ini tidak Ada Di Jepang, correct me if I am wrong… Terimakasih sebelumnya Dan budayakan mencari informasi seutuhnya, sekali lagi terimakasih…

        • Anda lulusan KUMON?, apakah 100% orang yg BELAJAR di KUMON semuanya sukses? saya yakin pasti ada yg tidak sukses, nah kalau Anda mendengar cerita orang yg tidak sukses ini apakah Anda akan menyimpulkan kalau BELAJAR di KUMON tidak berguna? terimakasih.

        • Anda lulusan KUMON?, apakah 100% orang yg BELAJAR di KUMON semuanya sukses? saya yakin pasti ada yg tidak sukses, nah kalau Anda mendengar cerita orang yg tidak sukses ini apakah Anda akan menyimpulkan kalau BELAJAR di KUMON tidak berguna?

    • Terimakasih sebelumnya sudah membaca… Harap baca baik-baik artikel diatas, kesempurnaan hanya milik Tuhan semata.. Jangan pernah menelan informasi mentah-mentah… salam Sukses Fortuner.id 🙂

    • Salam pendidikan bapak/ibu Aji Yang baik hatinya, media ini milik Kami untuk menerangi Dan mengabarkan nilai positive dan motivasi berdasarkan asas kebenaran… Sejauh Yang Kami tahu franchise ini tidak Ada Di Jepang, correct me if I am wrong… Terimakasih sebelumnya Dan budayakan mencari informasi seutuhnya, Kumon bukan urusan Kami Dan ini media milik Kami sendiri, Kami hanya menyampaikan suara keluhan orangtua murid didik Kami, terimakasih…

    • Salam pendidikan bapak/ibu Aji Yang baik hatinya, media ini milik Kami untuk menerangi Dan mengabarkan nilai positive dan motivasi berdasarkan asas kebenaran… Sejauh Yang Kami tahu franchise ini tidak Ada Di Jepang, correct me if I am wrong… Terimakasih sebelumnya Dan budayakan mencari informasi seutuhnya, Kumon bukan urusan Kami Dan ini media milik Kami sendiri, Kami hanya menyampaikan suara keluhan orangtua murid didik Kami, terimakasih…

  4. Adminnya lucu komentarnya itu itu aja haha.. btw lembar yg diberikan setiap pertemuan bukan hanya 10 bisa saja 20 jika anak itu memiliki kemampuan dan diberi sokongan untuk meningkatkan levelnya. Memang tidak sesuai dgn kurikulum Indonesia, tapi kumon mengajarkan anak belajar dari level yg ia mampu hingga dia mahir dan cepat mengerjakan. Bukan memaksakan anak untuk mencapai materi tertentu padahal dia belum mengerti betul tentang materi itu namun terpaksa dilanjutkan karena mengejar target. Matematika kalau sudah materi dasarnya lemah, akan kesusahan hingga akhir. Dikumon juga diajarkan untuk berpikir cepat dan menjawab soal dgn penyelesaian yg sangat sederhana. Btw pengajar dikumon ngejelasin kok, apalagi materi baru, murid juga bebas bertanya apabila kesulitan. Ini survei dari mana ya? Kok ngaur. Jika anda seorang pendidik atau yg bergelut di dunia pendidikan sangat konyol mengklaim sebuah metode belajar sebagai metode yg tidak berguna, sedangkan pada penelitian saja metode tidak bisa diukur, lantar atas dasar apa anda mengatakan kumon tidak ada gunanya? Kwkwkwkw… Saya sarankan memasukkan anak dari usia dini, agar si anak dapat mengerjakam soal matematika SMA sedini mungkin. Abis ini pasti si admin komen dgn kalimat yg sama kaya diatas haha

    • Semua comments maupun post diwebsite ini selalu terbuka, dan perlu anda pahami bahwa Dalam kehidupan ini Ada banyak Cara untuk Sukses bukan hanya melalui ijasah semata, Salam pendidikan bapak/ibu Aji Yang baik hatinya, media ini milik Kami untuk menerangi Dan mengabarkan nilai positive dan motivasi berdasarkan asas kebenaran… Sejauh Yang Kami tahu franchise ini tidak Ada Di Jepang, correct me if I am wrong… Terimakasih sebelumnya Dan budayakan mencari informasi seutuhnya, sekali lagi terimakasih…

    • Salam pendidikan bapak/ibu Aji Yang baik hatinya, media ini milik Kami untuk menerangi Dan mengabarkan nilai positive dan motivasi berdasarkan asas kebenaran… Sejauh Yang Kami tahu franchise ini tidak Ada Di Jepang, correct me if I am wrong… Terimakasih sebelumnya Dan budayakan mencari informasi seutuhnya, Kumon bukan urusan Kami Dan ini media milik Kami sendiri, Kami hanya menyampaikan suara keluhan orangtua murid didik Kami, terimakasih…

  5. Ada kelebihan dan kelemahan. Alangkah lbh baiknya, jika kelebihan dan kekurangan dibahas bersama. Kalau kelebihan sj yg dibahas, itu namanya terlalu mengagung-agungkan. Kalau kelemahan sj yg dibahas, jatuhnya mencerca. Jgn lupa selipkan solusi yg membangun agar bisa saling berbenah. Berkacalah sblm berbicara. Jika seandainya kamu menjadi yg dikomentari, apakah kamu mampu lbh baik dari dirinya?

    • Jepang itu luas pak/Bu, ada 47 provinsinya di delapan wilayah kepulauan, correct me if i am wrong atau CMIIW tunjukkan bukti serta foto, dengan pengalaman kami yang sedikit kami dan beberapa peserta idik kami yang mencari makan disana belum pernah menemukan kursus Kumon di kota besar seperti Kyoto, Tokyo, Yokohama, Ojiya di Niigata bahkan belum pernah melihat kanban nya Kumon, jiak anda memliki info dan artikelnya silahkan berbagi informasi dengan kita terimakasih,

    • Jepang itu luas pak/Bu, ada 47 provinsinya di delapan wilayah kepulauan, correct me if i am wrong atau CMIIW tunjukkan bukti serta foto, dengan pengalaman kami yang sedikit kami dan beberapa peserta idik kami yang mencari makan disana belum pernah menemukan kursus Kumon di kota besar seperti Kyoto, Tokyo, Yokohama, Ojiya di Niigata bahkan belum pernah melihat kanban nya Kumon, jika anda memliki info dan artikelnya silahkan berbagi informasi dengan kita terimakasih,

  6. Halo admin, salam kenal, saya Rey salah seorang ibu yang anaknya ikut kumon sudah sekitar 3 tahunan.
    awalnya anak saya ikut kumon karena iklan di TV, saya dulu parno gegara pernah viral.
    makanya saat pertama kali ikut, anak saya ikut uji coba math dan english, karena saya parno, saya arahkan anak ikut english saja, mumpung masih kecil, waktu itu usianya 5 tahun.

    Ternyata anak saya senang banget ikut kumon, meskipun emaknya kadang berubah jadi singa gegara stres ngingatin dia kerjain PR hahaha.
    Sayangnya dia cuman 2 tahun ikut English, langsung saya switch ke Math karena dia butuh banget math.
    Semua pengalaman tersebut saya tulis di blog saya, bisa search di Google “Kumon Reyne Raea” atau “Kumon Darrell”
    Ada 2 postingan saya tentang kelebihan dan kekurangan Kumon berdasarkan pengalaman pribadi.

    Yang ingin saya sampaikan di sini adalah, tidak ada satupun di dunia ini yang isinya kelebihan aja, pasti ada kekurangannya, dan saya yakin bimbel Fortuner juga punya hal itu.

    Dan sebijaknya dalam berbisnis, hindari menjatuhkan bisnis lain demi menaikan bisnis kita.
    ada banyak cara strategi marketing yang aman dan keren.
    Salah satunya, FOKUS PADA KELEBIHAN USAHA KITA, itu saja yang terus dibrandingkan.

    Kumpulkan testimoni positif dari usaha sendiri, Google-kan usaha nya dengan baik.
    Justru dengan memposting keburukan bisnis orang, bisnis Fortuner malah tenggelam di Google, dan Kumon jadi makin top di Google.
    Saya aja dapat postingan ini dari google dan muncul di halaman awal Google.
    Bayangin kalau pihak kumon serius menanggapi postingan ini, malah bikin masalah sendiri kan

    Makasih 🙂

    • Jepang itu luas pak/Bu, ada 47 provinsinya di delapan wilayah kepulauan, correct me if i am wrong atau CMIIW tunjukkan bukti serta foto, dengan pengalaman kami yang sedikit kami dan beberapa peserta idik kami yang mencari makan disana belum pernah menemukan kursus Kumon di kota besar seperti Kyoto, Tokyo, Yokohama, Ojiya di Niigata bahkan belum pernah melihat kanban nya Kumon, jika anda memliki info dan artikelnya silahkan berbagi informasi dengan kita terimakasih,

  7. wkwkwkk sudah biarkan saja si fortuner ngocehhh, semakin ramai semakin senang dia.. tong kosong nyaring bunyinya capek dehhh… kumon 60 tahun didunia dan ada di lebih 58 negara belum pernah menjelekan kursus-kursus lain justru kumon bersama-sama bergandeng tangan bagaimana bisa mencerdaskan kehidupan bangsa dan perdamaian dunia.. udah cuman mau komen ini aja 1 kali aja.. selanjutnya buang-buang waktu balas kaya gini mending cabutin rumput halaman aja..

    • Jepang itu luas pak/Bu, ada 47 provinsinya di delapan wilayah kepulauan, correct me if i am wrong atau CMIIW tunjukkan bukti serta foto, dengan pengalaman kami yang sedikit kami dan beberapa peserta idik kami yang mencari makan disana belum pernah menemukan kursus Kumon di kota besar seperti Kyoto, Tokyo, Yokohama, Ojiya di Niigata bahkan belum pernah melihat kanban nya Kumon, jika anda memliki info dan artikelnya silahkan berbagi informasi dengan kita terimakasih,

  8. Tidak berguna ?

    Faktanya siswanya semakin banyak dan semakin banyak yang merasakan manfaatnya. Di Jeoanf tidak ada Kumon ? wow anda sudah riset sendiri ?

      • apakah dengan ikut program dari fortuner anak saya jadi baik dan sukses untuk masa depannya terjamin?adakah biaya ganti rugi seumur hidup jika anak saya gagal ?

          • Admin yg nulis ini fortuner atau apalah ya Namanya anda.

            Kalau Kumon illegal di indonesia
            Saya Sarankan anda Minta maaf sama pembimbing Kumon seluruh indonesia.
            Susah Payah , suka Duka mereka mendidik anda bilang illegal

            Hoax tulisan berita anda
            Dan sdh fitnah arahnya

    • Bisakah dibuktikan yang Indonesia ini sama ownership dg yang diseberang sana? setahu kita tidak, dan sejauh yang kita tahu di Indonesia ada banyak sekali kumon ilegal yang tidak bisa dipertanggungjawabkan franchisenya…

  9. postingan yang menebar kebencian ini, saya dan teman-teman lain yg telah berkomentar terlebih dahulu juga merasa miris dengan postingan ini, untungnya Kumon berbaik hati tidak ‘mengurus’ hal yg tidak penting semacam ini. ngomongnya bukan hoax tapi tidak menyertakan data valid, ngomongnya pemberi kebenaran tapi jelas-jelas postingan ini sangat subjektif. Ngomongnya menganalisa tapi nyatanya cuman opini tanpa data dan hanya ada satu foto yang ntah itu darimana. KUMON memang franchise tapi anda bisa lihat track-recordnya dari sini: http://www.kumongroup.com/eng/about-kumon/history/index.html dan masyarakat yang pintar semoga nggak kemakan tulisan Fortuner ini karena sangat tidak relevan. Kalau memang mau menyampaikan ‘suara’ orang lain, jangan seperti ini judul dan kalimatnya, anda cuman ngeles saja dengan alasan menyampaikan tersebut. Mau itu mahal murah atau bagaimana itu hak orang tua, jadi jangan disamaratakan menurut pandangan dari anda sendiri. usaha FRANSCHISE menurut saya sah-sah saja, toh Kumon berkembang pesat, McDonald, KFC dan lain juga berkembang pesat, itu karena banyak faktor, tentunya bukan karena menjelekkan pihak lain tidak seperti postingan ini, jangan mentang-mentang di Indonesia franchise yang menjual fast food laku keras lantas anda mengeneralisir franschise itu buruk.

    • kok bisnis franschise pendidikan disamakan dengan makanan. kalau makanan kan udah jelas hasilnya kenyang lalu jadi poop, sedangkan pendidikan kan tergantung anak itu sendiri yang menjalanai. terimakasih

      • Bisakah dibuktikan yang Indonesia ini sama ownership dg yang diseberang sana? setahu kita tidak, dan sejauh yang kita tahu di Indonesia ada banyak sekali kumon ilegal yang tidak bisa dipertanggungjawabkan franchisenya…

  10. Hahaha kata siapa pak/bu di Jepang tidak ada kumon? Nah, tadi kan anda bilang ‘correct me if i’m wrong’, Ya, you’re absolutely wrong! Jadi saya akan menjelaskan kebenarannya yang saya lihat pakai mata saya sendiri dan menurut teman-teman saya yang sama2 cari makan di jepang 😀

    Kumon di jepang sangat banyak, hampir di setiap kota dan prefektur ada! Bahkan saat saya pergi ke Osaka, saya menyempatkan diri mengunjungi Museum Kumon di kota Tonayaka, Osaka. Saya tidak usah menunjukkan foto, silahkan anda buka ponsel pintar anda dan search sendiri TORU KUMON MUSEUM. Semoga anda sebagai guru tidak lagi sesumbar berbicara tanpa data yg valid.

      • Saya yakin bapak lebih pintar dari ponsel pintar milik bapak, jadi silakan buka google dan search Toru Kumon Museum, letaknya di prefektur osaka kota toyonaka. Anda mau yang lebih valid lagi? Silakan search dalam bahasa jepang, fortuner kan buka kursus bahasa jepang, sekedar searching dalam huruf hiragana/katakana atau kanji pasti bukan hal yang sulit.

        • mangkanya pak bikin website sendiri trus bikin artikel tentang kumon versi bapak sendiri, emang google bisa dipercaya 100 persen? buktinya masih banyak jalan yang sesat

        • Bisakah dibuktikan yang Indonesia ini sama ownership dg yang diseberang sana? setahu kita tidak, dan sejauh yang kita tahu di Indonesia ada banyak sekali kumon ilegal yang tidak bisa dipertanggungjawabkan franchisenya…

          • Saya miris dengan postingan seperti ini. Kenapa harus menjatuhkan usaha orang lain dengan menulis article atau memposting tentang sisi negatif pihak kumon. Kalau anda memang ingin disejajarkan dengan kumon. Tunjukkan kualitas anak didik yg telah anda bimbing DENGAN PRESTASI. Bukan dengan hasutan. Saya sebagai pendidik malu baca artikel seperti ini.

          • Lucu rasanya melihat kaum pengajar belum bisa membedakan kualitas nyata dengan omong kosong… baca baik baik dan cermati, yang menentukan kualitas pengajaran itu gurunya BUKAN franchisenya

    • Bisakah dibuktikan yang Indonesia ini sama ownership dg yang diseberang sana? setahu kita tidak, dan sejauh yang kita tahu di Indonesia ada banyak sekali kumon ilegal yang tidak bisa dipertanggungjawabkan franchisenya…

  11. biaya yang mahal tentunya karena kwalitas guru dan ilmu yang dimiliki oleh para pengajarnya, kecuali mahal tapi mutu pelayanannya buruk jelas menjadi persoalan yang harus juga di diskusikan dengan duduk bersama,

  12. Risetnya di perbaharui…ruang lingkup pendukungnya di perluas…. kumon memiliki anak didik yang sangat jauh berhasil daripada tempat kursus lain. Dan itu memanb karakter yg di ciptakan kumon. Kami selaku Ortu sangat terbantu sekali. Mungkin ortu yg merasa kurang sreg hanya dr sudut pandang harga dan kertas yg di bawa pulang….tidak kah pernah sadar…putra putri kumon adalah anak anak yang bertanggung jawab pada diri sendiri karena terbiasa di gembleng dengan tugas yang rutin. Alhasil kepandaian dapat, tanggung jawab, diaiplin, FUN kreatif agamis semua dimilkki….

  13. Saya lulusan kumon, saya akui output kumon sangat masuk di saya. Di kumon ga hanya mengajarkan aritmatika, tp juga soal2 kalkulus I sampai kalkulus III. Dari mana saya tau itu materi kalkulus? Karena saya skrg kuliah udah tingkat 4, di ptn 3 besar Indonesia, jurusan Statistika.

    Kumon berhasil atau gagal, itu tergantung bakat anaknya. Jika anaknya emg baik di bidang eksak, pasti bagus hasilnya. Tergantung cara org tua memilihkan tempat kursus buat kepribadian anaknya masing2.

    Jujur saya ga suka dikasih guru private atau dalam kelas dgn kurikulum sesuai di sekolah, karena terlalu lambat buat saya. Sekian. Semoga anda lebih cerdas dalam berbisnis

  14. Fortuner kok kayak benci banget ya dengan KUMON

    Aku awal bacanya lumayan percaya, tapi setelah baca reply commentnya, jadi gag respect, seperti ada maksud terselubung ingin menjatuhkan orang lain..

    • Hi Mama Eti, terimakasih atas komentarnya, kita tidak punya urusan dan niat apapun untuk menjatuhkan siapapun, kita hanya ingin menjatuhkan kebohongan agar SDM negeri kita menjadi lebih baik, terimakasih

  15. Anak saya br 4 bulan di komun, karena byk bgt PR akhirnya membebani pelajaran sekolahnya. Kita fair saja menilai, posisi sy hanya sebatas pengalaman saja, tdk ingin memojokkan siapapun. Ada yg mengambil manfaat ada yg belum bahkan ada yg malah jadi beban, itu sangat tergantung dr si anak itu sendiri. Sayangnya anak sy di posisi ke 3. Nilai sekolahnya ancur2an… Ternyata dia merasa punya beban sehingga pelajaran yg lain dikalahkan.
    Anak sy di kelas 4 SD dan pelajarannya sdh sampai pecahan rumit, sedangkan di kumon masih berkecimpung dgn penjumlahan dan pengurangan. Dan ternyata itu membuat bosan anak saya. Sekarang sy konsenkan utk les privat materi sekolah.
    Penilaian saya thd kumo (di tempat saya)
    Secara metode memang sering mebuat anak bosan, dan respon anak thd kebosanan itu beda2, kalo anak saya ngambek.
    Secara penilaian perkembangan pendidikan anak sy kira sangat2 baik, karena anak dinilai dan dipantau benar2 perkembangannya (guru2nya membuat grafik perkembangan dgn berbagai kesimpulan).
    Yg terakhir… Ketika saya hendak cuti atau berhenti, dikejar2 terus sampai kerumah… kesannya malah terlalu memaksakan, sampai bingung saya jawabnya.

  16. Mohon maaf saya adalah salah satu tenaga pengajar di kumon, kalo untuk harga mungkin kumon memang bukan jangkauan menegah ke bawah tapi untuk jangkauan menegah sampai menegah atas dan kalo tadi fortuner bilang kami hanya memberikan lembar kerja itu salah besar, kami guru juga belajar dari lembar kerja, selain itu soal kumon juga ada soal cerita walaupun tidak terlalu banyak tapi tetap ada dan kenapa lembar kerja banyak sekali pengulangan kami sebagai pengajar juga sangat mempertimbangkan baik baik apakah perlu untuk di ulang atau tidak itu tergantung dari individu anak, karena kami menggunakan metode perseorangan, karena setiap siswa berbeda, itulah kenapa ada yang lembar kerjanya banyak di ulang ada yang tidak dan itu kembali kepada kemampuan masing masing anak

  17. Lembaga Pendidikan yang menebarkan sifat Kebencian dan Hoax apakah bisa dipercaya ????? cuma bisa balas buktinya mana??? Meski itu adalah opini anda pribadi…tetapi opini anda adalah opini yang menyedihkan…perkembangan anak tidak semata mata tanggung jawab pengajar saja, motivasi dari orang tua murid, motivasi dari anak dan akan sangat membantu apabila di tangani atau dibantu oleh lembaga pendidikan dengan methode yang kredible dan tenaga pengajar yang kredible pula…yang ada anggap miring tidak hanya kumon…ternyata hingga primagama pun anda anggap tidak baik pula…

  18. Anak saya 3 orang completers Kumon dan mereka bangga karena dg les di Kumon nilai matematika mereka selalu 100.sampai nilai UN juga 100. . Di sekolah dan dikampus mrk tdk merasa terbebani dg pelajaran yg berbau matematika. Mrk pun juga bisa membantu teman2nya u belajar matematika. Anak sy yg SD juga begitu nilai matematika selalu mendapat nilai 100. Matematika bagus dengan sendirinya pelajaran eksaknya juga bagus. Terima kasih Kumon. In syaa Allah sikecil sy segera menyusul sbg completers tahun depan. Untuk.biaya les itu relatif ….. Dibadingkan dengan hasil yg dicapai anak2 saya dan kepercayaan dirinya …… Sy rasa nga ada artinya uang les itu.

    • apakah mendapatkan nilai 100 adalah murni kerja keras dan usaha belajar otodidak? saya rasa kumon sendiri sampai sekarang tidak ada izin usaha yang mempunyai legalitas yang jelas berupa PT,CV atau yang berizin dengan akta notaris dan sesuai dengan Undang-Undang Negara Indonesia

  19. sedih yah melihat tenaga pengajar yang komen – komennya seperti tidak berpendidikan bagus / jeleknya Kumon biarlah publik yang menilai janganlah bersiasat buruk & berpikir picik 🙂

Comments are closed.