Jepang Melarang Turis dari Singapura, & 110 negara lain termasuk Indonesia Karena Covid 19

Menurut situs web Kementerian Luar Negeri Jepang (MOFA), pelancong asing yang telah berada di Singapura selama 14 hari terakhir akan ditolak masuk ke Jepang.

Sejauh ini, total 111 negara, termasuk Singapura, dikenai larangan ini.

Selain itu, langkah pembebasan visa untuk Singapura juga ditangguhkan hingga akhir Juni, dengan kemungkinan penangguhan diperpanjang.

Namun, belum ada tanggal yang diberikan untuk kapan larangan masuk Singapura akan berakhir.

Orang Jepang yang kembali dari Singapura akan dikenakan karantina selama 14 hari

Adapun warga negara Jepang yang kembali dari salah satu dari 111 negara terlarang, mereka harus menjalani karantina 14 hari di lokasi yang ditentukan.

Mereka juga akan menjalani tes PCR dan harus menahan diri dari menggunakan transportasi umum hingga hari terakhir Juni.

Pengunjung asing ke Jepang telah turun lebih dari 90 persen dalam 2 bulan terakhir

Menurut Kyodo News, pengunjung asing ke negara itu telah turun tajam sejak Februari ketika Jepang mulai melarang pelancong asing dari Provinsi Hubei dan Korea Selatan, China, atas pecahnya Covid-19.

Bulan itu, jumlah pengunjung turun 58 persen dari tahun sebelumnya menjadi 989.741.

Angka tersebut kemudian turun 94 persen pada Maret menjadi 152.162, dan 99 persen pada April menjadi 1.256.

Sebelumnya pada 2019, sejumlah rekor 28,4 juta wisatawan mengunjungi Jepang.

Jepang berupaya mendorong pariwisata domestik

Jepang ingin merangsang pariwisata domestiknya sendiri.

Baru-baru ini, Organisasi Pariwisata Nasional Jepang (JNTO) telah mengeluarkan pernyataan di depan umum bahwa pemerintah Jepang menawarkan untuk membantu wisatawan asing dengan membayar setengah dari biaya perjalanan mereka sebagai bagian dari “Go to Travel Campaign”.

Sebaliknya, “Go to Travel Campaign” adalah “sedang dipertimbangkan oleh pemerintah Jepang” dan tujuan yang diungkapkan adalah untuk “merangsang permintaan perjalanan domestik di Jepang” dan “hanya menutupi sebagian dari biaya perjalanan domestik” setelah pandemi Covid-19.

Inisiatif ini diharapkan akan dimulai pada awal Juli.

Artikel ini terakhir diupdate padaMei 29, 2020 @ 9:13 pm

error: Alert: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: