Di Jepang, sebagian besar para pekerja konstruksinya memakai celana baggy saat bekerja, hal tersebut justru membuat mereka terlihat sangat keren, dan bahkan ada banyak orang yang mengganggapnya sebagai sebuah tren fashion sendiri. Mereka menyebutnya sebagai Nikkapokka, celana panjang gombrong dan besar namun kecil di bagian ujung pergelangan kakinya. Celana ini merupakan adaptasi dari celana knickerbockers usang yang dikenakan oleh para pendatang dari Belanda yang tinggal di New York, yang kemudian menjadi fashionable sebagai pakaian olahraga.

Dari sinilah sinilah asal muasal nama Nikkapokka, meskipun para pekerja konstruksi sekarang sering mempersingkatnya menjadi nikka. Salah seorang fotografer bernama Matsuda Tadao pernah memotret para pekerja konstruksi di Jepang, yang diambilnya di tempat mereka bekerja, di mana ia tak hanya berhasil menangkap realitas pekerjaan pegawai konstruksi yang penuh dengan keringat dan kotoran, tapi juga celana Nikkapokka yang mencolok dari penampilam mereka.

Celana Nikkapokka yang panjang dan longgar memang sangat nyaman bagi para pekerja di lokasi konstruksi, yang sering kali berdiri dan jongkok secara terus menerus. Celana tersebut juga sangat penting bagi pekerja yang kerap naik dan turun bagunan bertingkat tinggi, karena bagian yang ketat di diujungnya mencegah peralatan atau perlengkapan mereka tersangkut dan menyebabkan kecelakaan.

“Angin kencang bisa berbahaya untuk pekerja, tetapi beberapa orang mengatakan bahan yang longgar membuat mereka sadar dengan adanya angin, dan mereka bahkan dapat mengetahui dari arah mana angin bertiup,” kata Matsuda Tadao. Celana tersebut juga dapat berfungsi sebagai perpanjangan indera peraba mereka untuk membantu menghindari hal-hal berbahaya yang bisa sewaktu-waktu muncul di sekitar kaki para pekerja konstruksi di ruang yang sempit.

“Saya bahkan pernah mendengar cerita gila mereka yang mengurangi dampak jatuh dengan menahan angin seperti kulit yang digunakan oleh tupai untuk terbang. Tapi saya rasa banyak pekerja konstruksi menyukai pakaian yang mencolok, jadi celana panjangnya dibuat semakin lebar dan lebih panjang untuk membuatnya menonjol. ”ujarnya menambahkan.

Nikkapokka sering kali dipasangkan dengan alas kaki bernama jikatabi, jenis sepatu dengan jempol kaki yang terpisah. Jikatabi yang dilapisi karet memiliki pijakan yang lebih kuat, inilah sebabnya mengapa sepatu ini tetap populer di kalangan pekerja konstruksi. Nikkapokka dan jikatabi juga sering digunakan oleh para cosplayer, bentuk yang mengembang pada celana tersebut dianggap cocok untuk banyak karakter anime, dan jikatabi sendiri adalah sepatu yang digunakan oleh ninja sejak dahulu kala.

Source :nippon.com