Batam sebagai pulau Industri yang sangat dekat sekali dengan negara Singapura dimana kemajuan teknologi di sana terkenal seluruh negara dari tukang bikin website, programer, Bahkan menjadi Tempat tinggal Crazy Rich Asian bisa kalah Tenar dalam dunia digital. Apakah penyebabnya?

Malah lokasi yang strategis ini tidak bisa digunakan semaksimal mungkin demi kemajuan ekonomi digital Pasar Indonesia dan banyak anak muda di Batam Kalah dengan Anak Lulusan Djawa seperti Jogja, Jakarta, Bandung dan sekitarnya, Apakah Penyebabnya?

  • ANAK BATAM SUKA NONGKRONG TIDAK PRODUKTIF

Kebanyakan anak milineal di batam suka nongkrong di Mall atau kedai kopi dengan selalu membicarakan keburukan orang lain tanpa ada melakukan au minuman rencana kegiatan yang produktif, mereka menghabiskan uang mereka dengan hanya membeli makanan atmahal dan nonton bioskop seolah pacaran adalah pilihan utama daripada mempelajari skill baru. Kalau sekali-kali sih gakpapa tapi ini hampir tiap weekend dilakukan loh.

  • DUNIA MALAM SEPERTI DUGEM DAN PROSTITUSI YANG MENGIURKAN

Tahukah Kamu Banyak Anak Batam Yang Banyak dikasih uang jajan berlebihan atau lebih senang menghabiskan uang gajian awal bulanya untuk berfoya-foya tanpa tujuan yang jelas dengan alasan demi pergaulan yang nyatanya banyak menunjukan penurunan kualitas kaum milineal dalam menghadapi negara Singapura yang banyak Membangun Perusahaan Digitalnya Dibatam dan Anak Batam Hanya Jadi PENONTON yang baik. Selain Itu dunia Prostitusi Online Banyak Diminati Kaum Milineal yang malas Belajar Skill digital dan Merasa lebih baik memilih cara singkat Mendapatkan

Uang dari SUGAR DADDY dan SUGAR MAMY

  • TIDAK ADANYA PELATIHAN ATAU RUANG TERBUKA GRATIS UNTUK MENUNJANG KREATIFITAS UNTUK KAUM MILINEAL MUDA BATAM

Pernah kamu melihat Museum Di Batam? Atau Perpustakaan 24 jam Gratis seperti di Bandung dan Jogjakarta? Atau Coworking SPACE GRATIS Buatan Dualisme Pemerintahan Batam Yang Mendukung kreatifitas Kaum Muda Milineal Batam? Paling alun-alun Engku Putri Yang Dijadikan Tempat nongkrong anak geng Motor Batam Yang sama sekali tidak mendukung Kreatifitas Untuk Berkarya Bagi Kaum Muda dan kreatif selam 24 Jam Seperti Di Bandung. Berharapa aja Terus Bakalan Maju Dunia Digital BATAM yang tertinggal dari kota di Pulau Djawa.

Jadi bagaimana donk? Kayaknya Kamu harus belajar sendiri dari OM YOUTUBE dan MBAH GOOGLE Atau ikut komunitas yang menjalani Dunia Digital Kreatifitas di Batam atau Ikut Kursus di fortuner.id ajalah demi masa tua yang baik.

source: Fortuner.id